Tulisan Arab Syahadat

4 min read

Tulisan Arab Syahadat

Tulisan Arab Syahadat – Alhamdulillah setelah kemarin kita membahas tentang arti alhamdulillah, kali ini kita akan membahas tentang tulisan atab syahadat.

Kalimat syahadat merupakan rukun Islam yang nomer satu, sehingga seseorang tidak bisa dikatakan Islam sebelum mengucapkan kalimat ini.

Walaupun kalimat ini sering diucapkan setiap waktu, namun masih ada yang belum mengetahui tulisan arab syahadat. Dengan itu, duniapondok akan membahas tuntas seputar tulisan arab syahadat, mari kita simak bersama-sama.

Pengertian Syahadat Tauhid

tulisan arab syahadat
sumber: bimbinganislam.com

Kalimat Syahadat merupaka pintu pertama agama Islam, seseorang tidak bisa dikatakan Muslim apabila tidak mengatakan syahadat.

Secara literal syahadat mempunyai arti kesaksian atau pengakuan yang tulus kepada Allah. Dalam agama Islam kalimat syahadat ada dua jenis, satu kesaksian kepada Keesaan Allah, dua kesaksian kepada kerasulan Nabi Muhammad Saw.

kalimat syahadat yang pertama disebut dengan syahadat tauhid. Sehingga syahadat ini menjadi inti utama serta kepercayaan paling fundamental yang ada dalam agama Islam.

Sedangkan tauhid adalah basis titik awal dan akhir mulai dari pandangan, budaya, tradisi, serta peradaban umat Muslim.

Tulisan Arab Syahadat

kalimat syahadat biasanya diucapkan apabila ada seseorang yang ingin memeluk agama Islam, maka hukumnya wajib mengucapkan kalimat ini.

Untuk mengucapkan dua kalimat syahadat bagi seseorang yang ingin memeluk agama Islam. Maka harus dibimbing oleh ahli agama, seperti kyai ustad, dan ulama.

Namun bagi orang Islam yang ingin memperkuat Iman dan Islamnya, maka boleh mengucapkan kalimat syahadatain. Adapun bacaan syahadat lengkap sebagai berikut.

أشهد أن لا إله إلا الله و أشهد أن محمدا رسول الله

Dalam kalimat ini terdiri dari dua kalimat, yang pertama tulisan arab syahadat tauhid, sedangkan yang kedua tulisan arab syahadat rasul. Namun dalam mengucapkannya hanya dijadikan dalam satu kalimat.

Tulisan Syahadat Latin

Syahadat juga sering disebut dengan syahadatain, karna dalam kalimat syahadat terdapat dua kalimat syahadat. Kalimat yang pertama disebut dengan syahadat tauhid, sedangkan kalimat yang kedua disebut dengan syahadat Rasul. Adapun tulisan syahadat latin sebagai berikut.

Asshadu anlaa ilaaha illallaha wa asshadu anna muhammadar rasuulullah

Makna Syahadat

Dalam kalimat syahadat terdapat kalimat أشهد yang artinya aku bersaksi, sehingga kata ini menunjukan kemantapan dalam keyakinan.

Tingkat keyakinan orang Islam akan semakin kuat, apabila dia telah menyaksikan sesuatu. Seperti ayah kalian mengabarkan, bahwa beliau telah mendapatkan ikan yang besar, tentu kalian akan yaqin dengan kabar itu bukan?.

Lalu mengapa kalian yaqin dengan kabar tersebut? Karna sang pemberi kabar adalah ayah kalian sendiri, orang yang terpercaya. Sehingga kabar ini disebut dengan خبر اليقين (Khabar yaqin) yaitu keyakinan yang timbul dari sebuah kabar.

Lalu setelah itu kalian menyaksikan betul, bahwa ayah kalian benar-benar membawa ikan yang sangat besar. Keyakinan yang timbul dengan menyaksikan ini disebut dengan عين اليقين (ainul yaqin).

Kualitas keyakinan di level ini tentu jauh lebih tinggi dari keyakinan yang kalian peroleh, ketika kalian hanya mendapatkan kabarnya saja.

Nah maksud dari kalimat أشهد di atas adalah keyakinan sebuah pengakuan yang berkualitas tinggi akan keesaan Allah. Lalu bagaimana kita bisa yaqin dengan Allah, padahal kita tidak pernah melihatnya?.

Menurut Buya Yahya pengasuh pondek pesantren Al-Bahjah Cirebon. Bahwa keberadaan Allah bisa kita saksikan melalui berbagai macam aneka yang bertebaran di muka bumi.

Salah satu contohnya adalah jika ada bekas tapak kaki manusia di jalan, maka pasti ada orang yang melewatinya. Walaupun kita tidak melihatnya, sampai sini sudah paham. Sebagaimana dalam Al-Qur’an surat Ali-Imran ayat 190.

Artinya:

Inilah salah satu dasar dalam menegakkan kalimat  syahadat. Dengan itu, mari kita tingkatkan lagi keyakinan kita kepada Allah, terhadap segala sifadnya.

Arti Syahadat

Dalam mengucapkan kalimat syahadat harus disertai dengan memahami artinya. Maka wajib bagi setiap orang yang mengucapkan kalimat syahadat mengetahui maksud kalimatnya, meyakini maknanya, serta menerapkannya dalam kehidupan.

Sehingga kedua kalimat syahadat ini saling berkaitan, tidak boleh dipisahkan. Setelah kita memahami kalimat syahadat ini, maka kita harus membenarkan risalahnya, serta komitmen dengan makna dan tuntunannya. Adapun arti kalimat syahadat sebagai berikut.

Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, dan aku bersaksi sesungguhnya Nabi Muhammad adalah utusan Allah

Dengan itu, kita sebagai muslim harus mempercayai, bahwa Allah adalah satu-satunya tuhan yang wajib kita sembah.

Sehingga, seorang muslim telah memantapkan hatinya untuk menjadikan Allah sebagai Tuhan, setelah mengucapkan kalimat syahadat. Dari situlah timbul motivasi, serta tujuan hidup seseorang.

Baca  Juga: Arti Syafakallah

Syarat Sah Melakukan Syahadat

syarat sah melakukan syahadat
sumber: youtube.com

Dalam mengucapkan kalimat syahadat ternyata ada syarat sah yang harus kita ketahui juga. Maka seseorang yang telah mengucapkan kalimat syahadat tenpa memenuhi syarat-syaratnya, bisa dikatakan syahadatnya tidak sah. Adapun syaratnya sebagai berikut.

Jujur Dalam Mengucapkannya

Seseorang yang mengucapkan kalimat syahadat, maka orang tersebut harus mengucapkannya dengan lisan tidak boleh dengan hati. Serta tidak ada kebohongan dalam hatinya.

Mempunyai Ilmu Pengetahuan

Orang yang mengucapkan kalimat syahadat harus mempunyai ilmu tentang kalimat syahadat. Sehingga dia bisa mengetahui dengan jelas, serta memahami isi dua kalimat syahadat tersebut.

Dari situlah dia akan siap menerima konsekuensi dari ucapannya.

Ikhlas Karna Allah

Setiap orang yang ingin mengucapkan kalimat syahadat, maka harus ikhlas karna Allah semata, bukan karna hal yang lain.

Sehingga orang tersebut bisa membersihkan amalannya dengan niat yang lurus serta bisa menjauhkan semua macam niat yang selain Allah. Karna sesuatu yang diniatkan bukan karna Allah, bisa menggugurkan amal kebaikannya.

Harus Keyakinan

Masalah tentang keyakinan sudah kami singgung sedikit di atas. Karna itu, pada dasarnya keimanan bukan dengan prasangka melainkan dengan ilmu dan keyakinan.

Jadi apabila seseorang sudah yaqin dalam hatinya. Maka walaupun keraguan itu masuk kedalam hatinya, tentu hal tersebut tidak akan bisa diterima.

Dengan itu seseorang yang mengucapkan kalimat syahadat harus yaqin, sehingga tidak ada lagi perasaan ragu di dalam hatinya.

Patuh Terhadap Syariat Allah

Seseorang yang telah mengucapkan 2 kalimat tauhid, maka wajib taat serta patuh terhadap semua apa yang diperintah oleh Allah.

Karna hal tersebut yang bisa menjadikan seorang hamba memegang erat agama Islam sampai ajal menjemputnya.

Kandungan Kalimat Syahadat

Kandungan Kalimat Syahadat
sumber: youtube.com

Ada banyak kandungan yang tersimpan dalam kalimat syahadat, diantaranya akan kami sebutkan di bawah ini.

Persaksian

Kalimat syahadat juga mempunyai arti persaksian, maka setiap muslim menjadi saksi atas pernyataan ikrar, janji, serta sumpah yang telah diucapkan. Dalam hal ini, kesaksiannya terhadap Allah dan Nabi Muhammad.

Sumpah

Kalimat syahadat juga mempunyai arti sumpah, maka seseorang yang sudah melakukan sumpah berarti sudah bersedia untuk menerima resiko dan akibatnya. Baik dalam mengamalkan sumpahnya tersebut.

Dari situlah seorang muslim harus bertanggung jawab dan siap dalam menegakan semua ajaran yang ada dalam agama Ismal.

Ikrar

Ketika seseorang telah mengucapkan kalimat syahadat. Maka dia telah siap dalam menjalankan kewajiban dalam menegakan serta memperjuangkan apa yang telah dia ucapkan. Sehingga hal tersebut disebut dengan ikrar.

Adapun Ikrar merupakan pernyataan seorang tentang sesuatu yang telah diyakinkan. Salah satunya meyakinkan adanya tuhan selain Allah.

Janji

Ketika seorang muslim sudah mengucapkan kalimat syahadat, maka dia telah berjanji serta berserah diri untuk selalu taat dalam menjalankan perintahnya. Juga berjanji siap menjauhkan semua larangannya yang telah disampaikan oleh Allah melalui utusannya yaitu Nabi Muhammad.

Itulah sebagian keutamaan keutamaan syahadat tauhid yang harus kalian ketahui, agar tidak salah faham dalam mengamalkannya.

Demikianlah artikel tentang tulisan arab syahadat telah selesai, semoga artikel ini bermanfaat kepada kita semua. Sehingga kita bisa mengamalkan serta mengajarkannya kepada anak-anak kita.

Apabila ada kesalahan dalam artikel ini, teman-teman bisa kirim komentar di kolom di bawah ini. Terima kasih kami ucapkan, karna teman-teman sudah mampir di web duniapondok. Jangan sampai ketinggalan ubdate-ubdate selanjutnya. Salam sukses berjamaah.

Jangan lupa bantu share.

Tulisan Arab Innalillahi

NH_Ariff
5 min read

Tulisan Arab Bismillah

NH_Ariff
6 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *