Arti Man Jadda Wajada

4 min read

arti man jadda wajada

Arti Man Jadda Wajada – Man jadda merupakan pepatah bahasa Arab yang sering diucapkan oleh kalangan santri. Sehingga kalimat ini menjadi salah satu mantera dalam sinetron yang membuat orang bergetar.

Namun, walaupun kebanyakan orang sudah sering mendengar kalimat man jadda wajada. Tapi masih banyak yang  belum mengetahui apa arti kalimat tersebut.

Dengan itu. Duniapondok kali ini akan membahas tuntas apa arti man jadda wajada yang benar, bagaimana tulisan man jadda wajada yang benar. Mari kita simak bersama-sama.

Tulisan Arab Man Jadda Wajada

Berikut ini adalah tulisan arab man jadda wajada lengkap dengan harakat dan sakal, sehingga dapat memudahkan dalam membacanya. Sebelum teman-teman membaca artikel ini lebih lanjut lagi, maka alangkah baiknya baca dulu arti subhanallah di link tersebut.

Namun hal yang perlu diperhatikan adalah dalam penulisannya. Karna masih banyak yang salah dalam penulisan kalimat ini.

Kesalahan yang sering terjadi adalah memisahkan kata wajada menjadi wa jada atau memberikan dobel huruf pada kata wajada.

Man jada wa jadda

Man jadda wajadda

Man jada wa jada

Adapun tulisan man jadda wajada yang benar akan kami tulis di bawah ini. Apabila kalian ingin versi pegon, maka tinggal menghapus harakat fathah dan tasydid yang berada dalam huruf ini.

مَنْ جَدوجد

Namun perlu kalian ketahui, bahwa kalimat ini bukanlah hadits. Karna sebagian umat Islam mengira ungkaapan bahasa Arab ini adalah hadits. Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Imam Al-Ghazali dalam kitab Al-Jaddu Al-Hadits.

Itulah beberapa kesalahan tulisan man jadda wajada dalam mahfudhat arab yang sudah lazim. Penulisan yang salah akan berdampak dalam perubahan arti. Seperti contoh man jadda wa jadda, maka artinya akan berubah menjadi barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka dia akan bersungguh-sungguh.

Arti Man Jadda Wajada

Ungkapan man jadda wajada terdiri dari tiga kata yaitu man, jadda, dan wajada. Sehingga apabila digabungkan ungkapan ini memiliki arti.

“Barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan mendapatkan hasilnya”

Ungkapan man jadda wajada menjadi populer di kalangan masyarakat Islam. Karna ungkapan ini menjadi bagian dari kata-kata bahasa Arab yang diajarkan di pondok pesantren.

Dalam mahfudzot sendiri, biasanya banyak ditemuui kata-kata bijak yang diawali dengan kata man, yang artinya barang siapa. Salah satunya kalimat man jadda wajada ini.

Cobaan dan problem pasti akan ditemui oleh setiap orang, tapi dengan adanya kesungguhan bisa akan dilalui. Sehingga ungkapan ini sangat cocok untuk dijadikan pegangan bagi para anak muda. Agar bisa menjadi penyemangat dalam meraih cita-citanya.

Dalam pelajaran bahasa Indonesia kita pernah mengenal pribahasa bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Pribahasa ini hampir sama dengan ungkapan yang kita bahas kali ini.

Dalam hidup memang harus rela untuk bersusah payah dulu, baru kemudian kita menikmati jerih payah tersebut.

Karna di masa muda kita memiliki energi yang cukup, pikiran yang masih segar, tenaga yang masih kuat. Sehingga masa ini menjadi waktu yang tepat dalam melakukan segala usaha. Jangan sampai menjadi susah di masa tuanya, karna di masa mudanya sering bersenang-senang.

Maka tidak ada pilihan bagi anak muda untuk memanfaatkan waktu muda dengan sebaik-baiknya. Dengan harapan agar di masa tua bisa menikmati jerih payah tersebut.

Khasiat Man Jadda Wajada

Arti sungguh-sungguh dalam kalimat man jadda wajada jangan di artikan secara sempit, tapi di artikan secara luas. Baik bersunggu dalam urusan dunia atau akhirat.

Karna tidak sedikit masyarakat Indonesia yang mengartikan dimana ada kemauan di situ ada jalan. Sebagaimana dalam bahasa Inggris.

Where there is a will there is a way

Memang benar Allah sudah menentukan segala sesuatu , tapi kita diperintahkan untuk berusaha dengan penuh kesungguhan. Agar kita mendapatkan apa yang kita inginkan. Adapun kesungguhannya diantaranya sebagai berikut.

Kesungguhan Dalam Mencari Nafkah

Mencari nafkah telah dianjurlan oleh Nabi Muhammad kepada semua umatnya, agar bersungguh-sungguh dalam mencarinya. Sebagaimana di dalam hadistnya.

“Sesungguhnya di antara perbuatan dosa ada yang tidak dapat di hapus oleh shalat, sedekah, dan haji. Namun hanya dapat di tebus dengan kesungguhan, yaitu dalam mencari nafkah”

Kesungguhan Dalam Mencari Ridha Allah

Mencari Ridha Allah merupakan hal yang paling utama. Oleh karna itu kita harus bersungguh-sungguh dalam mengharap keridhaannya. Sebagaimana di dalam Al-Qur’an surat Al-Ankabut ayat 69.

وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُوا۟ فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلْمُحْسِنِينَ

Artinya:

Orang-orang yang bersungguh-sunggu dalam mencari keridhaan kami, maka benar-benar akan kami tunjukan kepada mereka jalan-jalan kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.

Kesungguhan Dalam Mengubah Diri

Jika kita ingin menjadi lebih baik lagi, maka kita harus bersungguh-sungguh mengubahnya dalam segala hal. Hal ini sebagaimana dalam Al-Qur’an surat Ar-Ra’ad ayat 11.

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ

Artinya:

Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaaan suatu kaum, sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri
Baca Juga: Arti Masya Allah

Mengukur Kalimat Man Jadda Wajada

Sudah seberapa dalam kalimat man jadda wajada yang tertanam pada diri kita, sehingga hal ini timbulah pertanyaan-pertanyaan pada diri kita. Adapun pertanyaannya sebagai berikut.

  1. Sudahkan kita bersungguh-sungguh dalam melakukan pekerjaan?
  2. Sudahkan kita bersungguh-sungguh dalam mengharap ridha Allah?
  3. Seberapa keras kita dalam bersungguh-sungguh?

Seberapa keras kesungguhan kita dalam melakukan suatu hal, maka hasilnya kita pasrahkan kepada Allah yang Maha Esa. Karna kita hanya diperintahkan untuk berusaha, adapun hasilnya kita kembalikan kepada Allah.

Karna atas kehendak Allah segala sesuatu pasti terjadi. Yang terpenting kita sudah berusaha dengan semaksimal munkin. Adapun takdirnyya kita pasrahkan saja.

Manfaat Manjadda wajada

Dalam meraih kesuksesan dan keberhasilan, bersunguh-sungguh menjadi salah satu faktor penting. Karna tidak ada kata sukses kecuali bagi mereka yang ingin bersungguh-sungguh.

Kesimpulan yang bisa kita ambil dalam kalimat man jadda wajada, bahwa seseorang tidak bisa mencapai kesuksesan kecuali dengan bersungguh-sungguh. Adapun manfaat kalimat man jadda wajada sebagai berikut.

  1. Bisa membuat kita tidak pernah kalah dalam mengahadapi masalah.
  2. Bisa mengatasi segala rintangan atau halangan yang menghalangi kita.
  3. Menjadikan kita ingin belajar hidup sukses serta bersungguh-sungguh dalam mencapainya.
  4. Menjadikan diri kita tidak mudah berputus asa serta tidak mudah berhenti dalam mencapai kesuksesan.
  5. Sebagai kalimat penyemangat serta mengusir rasa malas, karna malas adalah virus yang menjadi penghambat dalam diri kita.

Itulah hakikat ketekunan yang terdapat dalam kalimat man jadda wajada yang tidak lepas dari kesungguhan untuk meraih kesuksesan.

Dengan itu, mari kita ubah persepsi yang ada pada diri kita, agar apa yang kita inginkan segera tercapai.

Dengan prinsip ini saya yaqin, apapun cita-citamu selama kalian bersungguh-sungguh, maka kemenangan di depan mata. Kuncinya adalah sabar.

Kesimpulan Yang Bisa diambil

Hidup yang tidak diawali dengan perjuangan dan kesungguhan adalah hidup yang tidak layak dilanjutkan. Karna salah satu faktor kesuksesan adalah dengan adanya kesuksesan dan perjuangan.

Oleh karna itu, tanpa ada keduanya tidak ada yang namnya kesuksesan. Maka mulailah dari sekarang untuk bersungguh-sungguh dalam mencapai kesuksesan.

Demikianlah artikel tentang arti man jadda wajada, semoga artikel ini bisa menjadi manfaat untuk kita semua. Sehingga kita bisa mengajarkannya kepada anak-anak kita. Namun sebelum teman-teman mengakhiri artikel ini, maka alangkah baiknya baca juga arti ahlan wa sahlan sebagai tambahan ilmu.

Apabila ada kesalahan dalam artikel ini, maka kalian semua bisa kirim komentar di kolom di bawah ini. Agar dunia pondok kedepannya bisa berkarya lebih baik lagi. Sekian terima kasih.

Jangan lupa bantu share.

Arti Kaifa Haluk

Arti Kaifa Haluk – Salah satu bahasa yang populer di Negara Indonesia adalah bahasa Arab. Tahukah kalian kenapa bahasa Arab menjadi populer di Negara...
NH_Ariff
2 min read

Arti Jazakallah

NH_Ariff
5 min read

Arti Biidznillah

NH_Ariff
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *