[Terlengkap] Macam-macam Najis Beserta cara Membersihkannya

4 min read

macam-macam najis

Macam-macam Najis – sebelum melakukan ibadah tentunya kita harus bersuci dari hadas dan najis. Karna najis adalah suatu kotoran yang bisa menjadi penyebab terhalangnya ibadah.

Sehingga tidak sah ibadah seseorang apabila di badannya ada najis, dan salah satu alat yang bisa membersihkan najis adalah air.

Berawal bersuci dari macam-macam air seseorang bisa melakukan ibadah dengan sempurna. Selain itu, air juga bisa digunakan untuk membersihkan najis.

Untuk itu kita akan belajar lebih dekat lagi tentang macam-macam najis dan cara membersihkannya.

Pengertian Najis dan Pembangiannya

pengertian najis
sumber: doc.pribadi

Najis menurut bahasa Arab adalah kotoran An-Najazah lawan jenis dari bersuci Thaharah, sedangkan menurut istilah diantaranya:

Menurut Imam Syafi’i adalah sesuatu yang dianggap kotor dan bisa menjadi penyebab terhalangnya ibadah seseorang.

Menurut Imam Maliki adalah sifat atauu hukum yang mengharuskan seseorang terhalang dari kebolehan melakukan ibadah bila terkena najis.

Setelah kita mengetahui tentang pengertian najis. Maka sudah saatnya kita akan belajar tentang macam-macam najis.

Sebelum kita melanjutkan artikel ini, alangkah baiknya teman-teman baca dulu tata cara tayamum agar kita menambah pengetahuan lagi.

Macam-macam Najis dan Tingkatannya

macam-macam najsi
sumber: hasmi.com

Macam-macam najis adalah sesuatu yang harus kita ketahui dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Karna sering kita temukan dengan beberapa macam-macam najis.

Jika ada salah satu macam-macam najis mengenai anggota badan atau pakaian. Maka kita wajib membersihkan sesuai dengan kadar najisnya.

Dalam agama Islam macam-macam najis dibagi menjadi tiga bagian, berikut diantaranya:

Najis Mukhaffafah

najis muhaffafah
sumber: kutuyewake.com

Najis Mukhaffafah bisa juga disebut dengan najis ringan. Najis ini berasal dari air seni bayi laki-laki yang masih berumur kurang dua tahun. Dan hanya diberi makan air susu ibu (Asi).

Tata cara membersihkannya cukup menyiramkan air ke tempat terkenanya najis.

Contoh najis mukhaffafah:

Apabila ada air seni bayi laki-laki yang berada di lantai. Maka kita harus menyiramkan air dengan kuat agar mengenai ke seluruh tempat yang terkena najis. Dalam hal ini air yang disiramkan harus mengalir.

Najis Mughallazah

najis mughalladhah
sumber: youtube.com

Najis Mughalladhah adalah najis yang paling berat dalam hukum Islam. Najis ini berasal dari air liur anjing dan babi atau menyentuh keduanya.

Cara mensucikan najis mughallazah dengan menyiramkan air sebanyak tujuh kali, dan salah satunya harus dicampur dengan abu.

Tetapi sebelum menyiramkan air alangkah baiknya teman-teman harus menghilangkan dulu wujud najisnya. Agar dapat menghilangkan wujud najis (ainiyah), seperti warna dan baunya.

Namun secara hukum, najisnya masih ada karna masih belum disiram dengan air. Adapun cara pencampuran abu dengan air, ada tiga macam diantaranya:

  1. Menyiram air terlebih dahulu ke anggota badan yang terkena najis Mughalladhah. Lalu dicampur dengan abu, baru kemudian dibasuh keduanya.
  2. Memberinya abu terlebih dahulu ke anggota badan, lalu memberinya air dengan cara dicampur, kemudain dibasuh.
  3. Mencampurkan abu dan air secara bersamaan kemudian dibasuh ke anggota badan yang terkena najis. Dan cara inilah yang paling utama digunakan.

Najis Mutawassithah

najis mutawashithah
sumber: alamiry.net

Najis Mutawasitah adalah najis yang sedang berasal dari Qubul dan Dubur, baik dari Qubul hewan atau manusia. Najis ini terbagi dua diantaranya:

  1. Najis Hukmiyah

Najis Hukmiyah adalah; Najis yang tidak bisa terlihat oleh mata atau sudah kering. Contohnya seperti bekas air seni.

  1. Najis Ainiyah

Najis Ainiyah adalah; najis yang  berwujud dan bisa terlihat oleh mata, baik berupa bau, rasa, dan warnanya; Contoh najis ini seperti darah, air seni dan sebagainya.

Cara membersihkan najis mutawassithah kita harus menghilangkan dulu najis ainiyah, setelah hilang bau dan warnanya. Baru kemudian kita menghilangkan najis hukmiyahnya, dengan cara disiram.

Cara Membersihkan Najis

cara mensucikan najis
sumber: al-mubarak.com

Mempelajari tata cara membersihkan najis adalah suatu ilmu yang wajib kita ketahui sebagai orang Islam. Walaupun sebagian sudah saya bahas di atas tadi.

Karna membersihkannajis ada beberapa cara, sesuai dengan kadar najisnya masing-masing sesuai sunnah. Diantaranya akan dibahas di bawah ini:

Membersihkan Najis Anjing

mensucikan najis anjing
sumber: groworganic.com

Sebagaimana Rasulullah bersabda:

“Sucilah wadah seorang diantara kalian, apabila anjing menjilat dalam wadah tersebut. Maka hendaklah mensucinya sebanyak tujuh kali dan salah satunya dicampur dengan abu”

Diriwayatkan dari Abu Hurairah. Hadits ini menunjukkan bahwa babi sama dengan anjing cara mensucinya bahkan lebih parah.

Membersihkan Najis Kotoran

cara mensucikan kotoran
sumber: suryaguna.com

Sebagaimana Rasulullah bersabda:

“Ada seseorang Badui membuang air seninya di sekitar bagian masjid, lantas para Sahabat ingin memarahinya. Tetapi Rasulullah melarangnya, setelah Badui selesai, maka Rasulullah mengambil satu wadah berisi air kemudian disiramkan kebagian tersebut”

Diriwayatkan dari Anas bin Malik. Hadits ini menunjukan bahwa kotoran manusia ataupun hewan termasuk najis. Baik hewan yang halal dimakan ataupun yang haram.

Membersihkan Najis Madzi dan Wadi

cara mensucikan wadi
sumber: tarbiyah.com

Madzi adalah cairan encer, bening dan lengket yang keluar ketika naiknya syahwat seseorang, baik pria ataupun wanita. Wadi adalah cairan bening dan kental yang keluar setelah buang air seni.

Cara membersihkannya cukup dibasuh kemaluannya lalu berwudhu.

Sebagaimana Rasulullah bersabda:

“Basulah kemaluanmu lalu berwudhu, sebagaimana anda berwudhu ketika sholat”

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dalam kitab Abu Dawud.

Membersihkan Najis Darah

cara mensucikan darah
sumber: klikdokter.com

Darah yang dimaksud adalah semua jenis darah baik darah haid, nifas, dan darah hewan semuanya najis.

Sebagaimana dalam Al-Qur’an surat Al-An’am ayat 145:

Artinya:

Katakanlah tiada saya temukan dalam diwayuhkan kepada saya sesuatu yang diharamkan bagi setiap orang yang hendak memakannya.

Kecuali makanan itu berbentuk bangkai atau darah yang mengalir, maka sesungguhnya semua itu kotor.

Cara membersihkan najis darah keriklah darah itu terlebih dahulu, kemudian cucilah dengan air, setelah itu anda boleh memakainya untuk sholat. Kecuali dua darah yang tidak najis.

Sebagaimana Rasulullah bersabda:

“Saya halalkan dua bangkai dan dua darah, maka adapun dua bangkai adalah. Ikan dan belalang, sedangkan dua darah adalah hati dan limpa”

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar dalam kitab Ibnu Majah.

Najis Bangkai

 bangkai
sumber: abahtani.com

Bangkai yang dimaksud adalah segala sesuatu yang mati tanpa disembelih secara syar’i. Bangkai ini najis dan haram memakannya.

Sebagaimana dalam Al-Qur’an (surat Al-Maidah ayat 3).

Artinya:

Diharamkan bagi kalian semua memakan bangkai, darah, dan daging babi. Kemudian semua hewan yang disembelih tanpa menyebut nama Allah.

Yang menjadi najis bukan hanya dagingnya, tetapi semua yang ada di tubuhnya menjadi najis. Kecuali bangkainya manusia.

Sebagaimana Rasulullah bersabda:

“Sesungguhnya bangkai manusia tidak najis”

Najis Khamar

khamar
sumber: parentingorami.co.id

Khamar termasuk salah satu macam-macam najis yang bisa memamabukan, dan termasuk dari najis.

Khamar terbuat dari anggur yang mempunyai sifat memabukan.

Sebagaimana Rasulullah bersabda:

Sesungguhnya sesuatu yang memabukan itu adalah khamar, dan segala yang memabukan itu haram.

Khamar dianggap najis agar manusia menjauh darinya, tetapi khamar bisa suci apabila berubah dari sendirinya.

Najis Tubuh Hewan yang Terpisah

tubuh hewan yang terpisah
sumber: kandangqurban.com

Bagian yang terpisah dari tubuh hewan ketika masih hidup, baik bulu atau dagingnya maka dihukumi najis. Seperti orang-orang Madinah yang suka dengan pantat kambing dan panuk unta.

Sebagaimana Rasulullah bersabda:

“Sesuatu yang terpotong dari hewan dalam keadaan hidup maka termasuk bangkai”

Diriwayatkan dari Abu Waqid dalam kitab Ad-Darimi.

Demikianlah sedikit artikel mengenai tentang macam-macam najis beserta cara membersihkannya. Merupakan salah satu pengetahuan yang bisa anda praktekan dalam kehidupan ini.

Barang kali dari teman-teman ada yang mau ditanyakan tentang macam-macam najis, bisa langsung kirim di kolom komentar di bawah ini.

Semoga artikel ini  bisa bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lupa bantu share teman-teman.

Tulisan Arab Innalillahi

NH_Ariff
5 min read

Tulisan Arab Bismillah

NH_Ariff
6 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *