Hukum Bacaan Mad

4 min read

hukum bacaan mad

Hukum Bacaan Mad – Mad merupakan salah satu paling penting yang dipelajari dalam ilmu Tajwid, selain dari Tanda baca Al-Qur’an. Karna terkadang orang memanjangkan bacaan yang seharusnya dibaca pendek.

Seperti para pembaca Al-Qur’an (Qori’) Yang pemahamannya masih minim, sehingga menyebabkan kesalahan terhadab hukum mad.

Oleh karna itu pada kesempatan ini, Duniapondok ingin membahas Hukum Bacaan Mad. Mulai dari pengertiannya, sampai cara membacanya. Oleh karna itu, lowongkan waktunya sebentar, apabila ingin memperbaiki bacaan Al-Qur’annya.

Selain belajar mad, kita harus belajar juga tentang Hukum nun mati. Supaya ketika membaca Al-Qur’an, lebih sempurna lagi bacaannya.

Pengertian Mad

pengertian mad
sumber: doc.pribadi

Mad secara bahasa mempunyai arti: Panjang atau tambahan

Sedangkan secara istilah adalah: membaca panjang salah satu huruf hijaiyah dalam Al-Qur’an. Apabila bertemu dengan huruf mad, dan panjangnya sesuai dengan mad itu sendiri.

Mengapa harus dibaca panjang? Karna ada sebuah pertemuan antara huruf mad, dan huruf-huruf hijaiyah. Contohnya:

  1. Huruf hijaiyah yang berharakat fathah, bertemu dengan alif (ا ) mati
  2. Huruf hijaiyah yang berharakat kasrah, bertemu dengan ya’ (ي ) mati
  3. Huruf hijaiyah yang berharakat dhammah, bertemu dengan wawu’ (و) mati

Adapun huruf mad ada tiga yaitu: (أ), (و) ( ي),

Apa Itu Mad

apa itu hukum mad
sumber: doc.pribadi

Secara garis besar bacaan mad terbagi menjadi dua yaitu; Mad Thabi’i (mad asli), Mad Far’i (bagian atau cabangnya). Mad far’i dibagi lagi menjadi empat belas, jadi semua jumlah mad ada lima belas macam.

Untuk lebih jelasnya, mari kita simak artikel ini sampai selesai lest go.

Hukum Bacaan Mad Thabi’i

hukum bacaan mad
sumber: doc.pribadi

Mat Thabi’i (mad asli), merupakan salah satu bacaan huruf hijaiyah. Yang cara bacanya harus dipanjangkan dua harakat, satu alif.

Atau bisa dipanjangkan secara biasa. Sesuai dengan arti nama Mad Thabi’i. Mad panjang, sedangkan thabi’i biasa. Dibaca mat Thabi’i apabila terjadi seperti ini:

  • Apabila huruf alif (ا) terletak sesudah harakat fathah

Contohnya: ما,

  • Apabila huruf ya’ ( ي) terletak sesudah kasrah

Contohnya: في

  • Apabila huruf wawu ( و) terletak sesudah dhammah

Contohnya: مو

Hukum Bacaan Mad Far’i

hukum bacaan mad far'i
sumber: doc.pribadi

Mad far’i, merupakan cabang dari semua mad, selain mad Thabi’i. Karna berasal dari mad thabi’i, maka disebut mad Far’i (mad cabang)

Yang mana mad far’i mempunyai empat belas cabang, yang akan dibahas di bawah ini.

Hukum Bacaan Mad Wajib Muttashil

hukm bacaan mad wajib muthasil
sumber: doc.pribadi

Bisa dibaca mad wajib Muttashil, apabila ada huruf alif bertemu dengan huruf hamzah, dalam satu kalimat. Adapun panjang bacaannya yaitu, 6 harakat, 3 alif.

Contoh: جاء

Hukum Bacaan Mad Jaiz Munfashil

mad jaiz munfashil
sumber: doc.pribadi

Bisa dibaca mad jaiz munfasil, apabila huruf alif bertemu dengan huruf hamzah didua kalimat. Sesuai dengan arti mad jaiz munfashil, jaiz artinya boleh, sedangkan munfashill artinya, berpisah.

Adapun cara bacanya boleh panjang 2, atau 6 harakat.

Contoh: بما أنزل

Biasanya mad jaiz di dalam Al-Qur’an. Mempunyai tanda seperti pedang yang melengkung dibagian atas.

Mad Lazim Harfi Mukhaffaf

mad lazim harfi mukhaffaf
sumber: doc.pribadi

Mad ini terjadi apabila dipermulaan surat ada salah satu huruf mad lazim mukhaffa. Adapun hurufnya ada lima yaitu ( ح) ( ي) ( ط) ( ها) (ر ). Cara bacanya sama seperti mad Thabi’i, yaitu dua harakat satu alif.

Contoh: حم

Mad Lazim Harfi Musyabba’

hukum mad harfi musyabba'
sumber: doc.pribadi

Mad lazim Musyba’ hukumnya sama seperti mad lazim harfi mukhaffaf, hanya saja beda huruf. Adapun hurufnya ada delapan yaitu; (ل) (س) ( ع) ( ص) (ق) (ن) (م) (ك ) Kemudian cara bacanya, tiga alif enam harakat.

Contoh: كهيعص

Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi

mad lazim mutsaqqal kilmi
sumber: doc.pribadi

Mad lazin ini disebut juga dengan sebutan Mad Lazim Muthawwal. Terjadi apabila huruf alif bertemu dengan huruf yang bertasydid dalam satu kalimat.

Biasanya mad ini ada tanda simbolnya, sama seperti mad wajib muttashil. Kemudian cara bacanya tiga alif, enam harakat.

Contoh: الصاخة

Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi

mad wajib muttashil
sumber: doc.pribadi

Mad lazim mukhaffaf kilmi terjadi apabila ada mad thabi’i, bertemu dengan sukun dalam satu kalimat. Adapun cara bacanya yaitu tiga alif, enam harakat.

Mad lazim mukhaffa kilmi hanya terdapat di dua tempat dalam Al-Qur’an. Dari sekian banyaknya surat Al-Qur’an. Yaitu terdapat pada surat yunus ayat 91 dan 51.

Contoh :

آلْآنَ وَقَدْ كُنْتُمْ – آلْآنَ وَقَدْ عَصَيْتَ

Hukum Bacaan Mad Layyin

mad layyin
sumber: doc.pribadi

Mad layyin terjadi apabila ada salah satu huruf hijaiyah. Yang berharakat fathah, bertemu dengan huruf wawu mati (ي ) dan ya’ mati (و). Maka dibaca waqaf apabila berhenti, dan dibaca washal apabila terus, cara bacanya cukup dua harakat.

Contoh: هذا البيت

Hukum Bacaan Mat Tamkin

mad tamkin
sumber: doc.pribadi

Mad tamkin adalah mad yang terdapat pada dua huruf ya’, ya’ yang pertama berupa tasydid kasrah, dan ya’ yang kedua mati. Mad tamkin  harus tidak diikuti lagi oleh huruf yang hidup yang dimatikan, karna berada di akhir bacaan.

Contoh:

النَّبِيِّينَ – عِلِّيِّينَ – حُيِّيتُ

Hukum Bacaan Mad farqi

mad farqi
sumber: doc.pribadi

Mad farqi merupakan salah satu hukum mad, yang terjadi dari pertemuan huruf yang bertasydid dengan mad badal.

Diberi nama mad farqi supaya bisa membedakan, hamzah yang terdapat di dalam mad farqi merupakan hamzah istifham. Cara bacanya tiga alif. Atau disebut juga mad istifham.

Contoh:

قُلْ ءٰۤالذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ اَمِ الْاُنْثَيَيْنِ اَمَّا اشْتَمَلَتْ عَلَيْهِ اَرْحَامُ الْاُنْثَيَيْنِۗ نَبِّئُوْنِيْ بِعِلْمٍ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ  

Hukum Bacaan Mad Shilah Qashirah

hukum bacaan mad shilah
sumber: doc.pribadi

Mad Shilah Qashirah adalah mad yang memanjangkan suara huruf ha’ dhomir dalam suatu kalimad. Yang sebelumnya ada huruf hidup atu berharakat.

Panjangnya suara di huruf ha’ dhomir, bukan karna huruf mad. Tetapi karna disebabkan oleh huruf hidup.  cara bacanya sama seperti mad thabi’i satu alif.

Contoh:

لَا تَأْخُذُهُ – لَهُ مَا – كَمِثْلِهِ

Hukum Bacaan Mad Shilah Thowilah

hukum mad shilah thowilah
sumber: doc.pribadi

Terjadi ketika ada huruf hamzah, bertemu dengan huruf mad shilah qashirah. Cara bacanya sama seperti mad jaiz munfashil yaitu tiga alif enam harakat.

Contoh:

مَالَهُ أَخْلَدَهُ – عِنْدَهُ إِلَّا

Hukum Bacaan Mad badal

mad badal
sumber: doc.pribadi

Mad badal terjadi apabila ada dua huruf hamzah bertemu dengan huruf mad. Yang mana huruf hamzah yang pertama berharakat, sedangkan hamzah yang kedua mati. Maka hamzah yang kedua bisa diganti sesuai dengan huruf madnya (أ) ( ي) (و ).

  • Apabila hamzah yang pertama berharakat fathah, maka hamzah yang kedua diganti dengan alif.
  • Apabila hamzah yang pertama berharakat kasrah, maka hamzah yang kedua diganti dengan ya’
  • Apabila hamzah yang pertama berharakat dhommah, maka hamzah yang kedua diganti dengan wawu

Contoh:

 Keterangan

Contoh Mad Badal

 Huruf mad و bertemu dengan ء

ءَامَنُوا

 Huruf mad أ bertemu dengan ء

اَلْقُرْءَانَ

  Huruf mad أ bertemu dengan ء

رَءَا

 Huruf mad و bertemu dengan ء

الْأُولَىٰ

 Huruf mad و bertemu dengan ء

 جَعَلُوْا

  Huruf mad ي bertemu dengan ء

 ءَابَاءِي

 Huruf mad و bertemu dengan أ

أُوتُوْا

 Huruf mad و   bertemu dengan ء

وَجَاءُو

  Huruf mad و  bertemu dengan ء

يُرَاءُونَ

Mad Aridh Lissukun

mad arid lissukun
sumber: doc.pribadi

Setiap huruf mad thabi’i yang bertemu dengan huruf hijaiyah dalam satu kalimat. Maka dibaca waqaf ketika berhenti, dan dibaca washal ketika lanjut.

Cara bacanya 2 harakat. Apabila dibaca washal maka hukumnya sama seperti mad thabi’i.

Contoh:

۞الْعَالَمِيْن۞ – يُؤْمِنُوْن۞ – تَعْمَلُوْن

Hukum Bacaan Mad Iwad

mad iwad
sumber: doc.pribadi

Mad yang terjadi apabila diakhir kalimad, ada huruf yang berharakat tanwin. Cara bacanya harus berhenti, jangan dibaca tanwinnya. Panjangnya dua harakat.

Contoh:

۞عِوَجًا۞ – مَّوْعِدًا۞ – سَمِيًّا

Akhir Kata

Demikianlah macam-macam mad beserta contohnya, yang sudah saya tulis diartikel ini. Jadi mulai sekarang teman-teman sudah mengetahui macam-macam mad dan cara bacanya.

Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat, dan menjadi pedoman ketika ingin menghatam Al-Qur’an. Walaupun masih banyak yang belum ditulis di artikel ini. Namun sebelum teman-teman mengakhiri artikel ini, maka alamhkah baiknya baca juga keutamaan membaca Al-Qur’an di ling tersebut.

Barang kali dari teman-teman ada yang mau ditanyakan, tentang hukum bacaan mad. Bisa kirim langsung di kolom komentar di bawah ini.

Diharapkan juga dari teman-teman kritik dan sarannya. Agar Duniapondok bisa merevisi kembali tulisan yang ada di dalam artikel ini, dan bisa berkarya menjadi lebih baik lagi.

Arti Biidznillah

NH_Ariff
3 min read

Tulisan Arab Innalillahi

NH_Ariff
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *