Asbabun Nuzul Surat An Nasr

4 min read

Asbabun Nuzul Surat An-Nasr – surat An-Nasr turun di kota Madaniyah terdiri dari 3 ayat, termasuk surat yang ke-110 dalam Al-Qur’an.

Kota Madinah dan Mekkah bukanlah menjadi sebab turunnya surat Al-Qur’an. Tapi surat yang turun sesudah hijrah dinamakan surat Madaniyah. Sedangkan surat yang turun sebelum hijrah ke Madinah dinamakan surat Makkiyah.

Surat An-Nasr, tentunya semuanya sudah hafal surat ini, namun apakah teman-teman sudah mengetahui asbabun nuzul surat An-Nasr?. Nah betul, bagi kalian yang masih belum mengetahuinya ayoo cust artikel ini sampai selesai.

Asbabun Nuzul Surat An-Nasr

Asbabun Nuzul Surat An-Nasr
sumber: a;if.id

Menurut ibnu Katsir surat ini turun ketika haji Wada’ di kota Mina. Walaupun ada pendapat lain yang mengatakan, diturunkan sebelum Fathu Mekkah.

Surat An-Nasr merupakan surat terakhir yang turun kepada Nabi Muhammad setelah surat At-Taubah. Adapun asbabun nuzul surat An-Nasr sebagai berikut.

Surat ini turun terkait dengan dua hal. Pertama mengisyaratkan dengan dekatnya ajal Nabi Muhammad. Kedua mengabarkan akan kemenangan sehingga orang Arab berbondong-bondong dalam memeluk agama Islam.

Setelah Nabi Muhammad menerima ayat ini, Nabi memanggil putri tercintanya yaitu, Sayyidah Fatimah. Maka Siti Fatimah  menangis setelah Nabi mengabarkan bahwa ajalnya telah dekat, namun Siti Fatimah terseyum setelah Nabi berkata:

لا تبكي فانك اول لا حق بي

Laa tabkii fainnaki awwalu laa khiqqu bii

Artinya:

Jangan menangis, maka sesungghnya Engkau adalah keluargaku yang paling awal menyusulku

Terkait dengan asbabun nuzul surat An-Nasr, Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Ibnu Abbas. Bahwa Umar bin Khattab menyertakan dalam manjlis para pahlawan perang badar, sebagian pahlawan perang badar adalah Ibnu Abbas.

Maka Umar bertanya kepada mereka semua. Apa pendapat kalian mengenai firman Allah اِذَا جَآءَ نَصْرُ اللّٰهِ وَا لْفَتْحُ ۙ dalam surat An-Nasr?.

Semua para sahabat diam hanya satu yang menjawab. Jika Allah menolong dan memberi kemenangan kepada kita, maka kita harus beristighfar dan bertahmid kepadanya.

Maka Sayyidina Umar bertanya kepada Ibnu Abbas, apakah sama pendapatmu wahai Ibnu Abbas?. Jawab Ibnu Abbas. Tidak wahai Amirul Mukminin, ayat اِذَا جَآءَ نَصْرُ اللّٰهِ وَا لْفَتْحُ ۙ merupakan isyarat bahwa ajal Nabi Muhammad sudah dekat.  Datangnya kemenangan dan Fathu Mekkah merupakan tanda bahwa ajal beliau sudah dekat.

Kemudian Sayyidina Umar bin Khattab berkata:

Aku tidak mengetahui tafsir surat An-Nasr ini, melainkan apa yang kamu katakan wahai Ibnu Abbas

Bunyi Surat An-Nasr

اِذَا جَآءَ نَصْرُ اللّٰهِ وَا لْفَتْحُ ۙ

Idzaa jaa’a nasrgullahi wal fath

وَرَاَ يْتَ النَّا سَ يَدْخُلُوْنَ فِيْ دِيْنِ اللّٰهِ اَفْوَا جًا ۙ

Wa ra’aitan naasa yadkhuluuna fii diinillaahi afwaajaa

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَا سْتَغْفِرْهُ ۗ اِنَّهٗ كَا نَ تَوَّا بًا

Fa sabbih bihamdi rabbika wastaghfir innahuu kaana tawwaabaa

Arti Surat An-Nasr

  1. Apabila telah datang pertolongan Allah beserta kemenangan.
  2. Sehingga Engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah (Islam).
  3. Maka bertasbihlah Engkau dengan memuji tuhanmu (Allah) mohonlah ampunan kepadanya. Sungguh Allah Maha penerima taubat.

Surat An-Nasr Mp3

Tafsir Surat An-Nasr

Tafsir Surat An-Nasr
sumber: youtube.com

Surat ini menegaskan bahwa kemenangan umat Islam, bukan karna usahanya sendiri, melainkan karna adanya pertolongan dari Allah.

Untuk itu Nabi Muhammad mengajarkan kepada kita, bahwa setelah ayat ini turun. Maka Nabi memperbanyak membaca dzikir استغفرالله وأتوب اليه سبحان الله وبحمده .

Untuk itu jika kita sudah meraih kesuksesan dan kemenangan. Maka jangan bersenang hati dulu, sehingga lupa kepada Allah. Melainkan memperbanyak berdzikir sebagai wujud terima kasih kepadanya. Adapun tafsir surat An-Nasr sebagai berikut.

Ayat 1 Surat An-Nasr

Kata نَصْر diambil dari bahasa Arab yaitu nasara نصر yang artinya pertolongan atau kemenangan dalam mengatasi lawan. Sedangkan kata نَصْرُ اللّٰهِ menunjukan bahwa semua kemenangan atau pertolongan itu datangnya dari Allah.

Adapun kata وَا لْفَتْحُ diambil dari kata فتح yang artinya membuka. Sehingga kata ini berarti kemenangan, karna kemenangan adalah salah satu terbukanya jalan yang tertutup.

Seluruh ulama sepakat bahwa  ا لْفَتْحُ yang dimaksud dalam ayat ini adalah pembukaan fathu Mekkah. Karna pada masa itu, orang-orang Arab tidak ingin masuk Islam, karna masih menunggu pembebasan kota Mekkah.

Orang Arab sangat menyakini, apabila Nabi Muhammad bisa kembali ke kota Mekkah, kemudian bisa mengalahkan kaumnya. Maka Muhammad benar-benar seorang Nabi dan Rasul.

Ayat ini merupakan bukti kebenaran Al-Qur’an. Sebab semua yang dikabarkan dalam Al-Qur’an, semuanya pasti terjadi, salah satunya pembukaan kota Mekkah.

Juga ayat ini menegaskan bahwa kemenangan itu terjadi sebab adanya pertolongan dari Allah yang Maha Esa.

Ayat 2 Surat An-Nasr

Kata رَاَ يْتَ diambil dari bahasa arab رأى yang artinya melihat atau mengetahui. Nabi Muhammad sudah mengetahui bahwa orang-orang Arab akan berbondong-bondong masuk Islam.

Akhirnya hal tersebut terjadi mereka masuk Islam dengan berbondong-bondong setelah pembukaan kota Mekkah di hadapan Nabi Muhammad langsung.

Lalu mengapa mereka masuk Islam masih menunggu pembukaan kota Mekkah?. Nah betul, Mereka menunggu apakah Nabi Muhammad bisa membebaskan kota Mekkah. Setelah sekian lama Dia diusir dari tanah kelahirannya yang di dalamnya ada Baitullah.

Ayat 3 surat An-Nasr

Kata فَسَبِّحْ diambil dari kata سبح yang artinya bertasbih. Adapun kata تَوَّا بًا diambil dari kata تاب yang artinya menerima taubat.

Nabi Muhammad diperintahkan untuk membaca tasbih, tahmid, dan istighfar saat pertolongan Allah datang beserta kemenangannya.

Ini menunjukan bahwa bagi setiap orang-orang yang beriman tidak boleh mempunyai sifat euforia dan sombong ketika mendapatkan kemenagan.

Karna kemenangan itu datang, sebab adanya pertolongan dari Allah. Oleh karna itu kita harus mendakatkan diri kepadanya, mensyucikan, serta bersyukur dan meminta ampun kepadanya.

Ibnu kastir menjelaskan bahwa Nabi Muhammad bukan hanya bertasbih dan beristighfar saja. Tapi Nabi melakukan shalat dhuha 8 rakaat pada waktu pembukaan kota Mekkah.

Oleh karna itu, sebagi ulama berpendapat, bahwa disunahkan melakukan shalat 8 rakaat ketika mendapatkan kemenangan atas suatu negri. Sebagaimana yang dilakukan oleh sahabat Sa’ad bin Abi Waqas ketika menaklukan kota pesrsia.

Nabi Muhammad sangat bersyukur kepada Allah dengan membaca tasbih, tahmid, dan istighfar setelah kemenangan itu.

walaupun pada waktu itu orang-orang Mekakh sangat ketakutan akan dibalas oleh Nabi Muhammad. Tapi apa yang terjadi, ternyata Nabi Muhammad memaafkan mereka semua. Nabi tetap memaafkan mereka, walaupun dulunya mereka pernah menyakiti beliau.

Saat sebagian para sahabat berkata dengan perkataan  هذا يوم الملحمة ini adalah hari pertempuran pembalasan. Maka Nabi Muhammad menegur mereka, kemudia beliau berkata هذا يوم المرحمة ini adalah hari kasih sayang.

Setelah orang-orang mengetahui bahwa Nabi Muhammad memaafkan mereka semua. Maka siapa orang yang masuk Masjidil Haram, maka aman. Siapa orang yang masuk rumahnya Abu Sufyan, maka ia aman, dan sebagainya.

Kesimpulan Yang Bisa Diambil

kesimpulan surat An-nasr
sumber: doc.pribadi

Dalam surat ini kita bisa menyimpulkan bahwa Surat ini memberikan kabar gemberi kepada Nabi Muhammad. Bahwa Allah akan menolong serta memberikan kemenangan kepada Beliau.

Selain itu, surat ini mengandung kabar gembira serta arahan dan isyarat masa depan. Namun di sisi lain surat ini memberikan isyarat bahwa Nabi Muhammad sebentar lagi akan wafat, semua sahabat tidak mengetahui hal tersebut hanya Abu Bakar dan Fatimah.

Sebelum teman-teman mengakhiri artikel ini, maka alangkah baiknya baca juga keutamaan surat Al-Waqiah sebagai tambahan pengetahuan.

Demikianlah pembahasan tentang asbabun nuzul surat An-Nasr. Semoga bisa menjadi tambahan ilmu serta menguatkan harapan kita dalam mendapatkan pertolongan Allah.

Apabila ada kesalahan dalam artikel ini, teman-teman bisa kirim komentar di kolom di bawah ini. Sampai jumpa, jangan lupa berkunjung lagi di situs duniapondok, sekian terima kasih.

Jangan lupa bantu share.

Keutamaan surat Al-waqiah

NH_Ariff
4 min read

Pengertian Al-Qur’an

NH_Ariff
7 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *