Asbabun Nuzul Surat Al-Fatihah

5 min read

Asbabun Nuzul Surat Al-Fatihah – Salam sukses berjamaah, sahabat setia duniapondok terima kasih telah kembali lagi di situs kami.

Pada pembahasan kali ini, kami akan membahas tentang asbabun nuzull surat Al-Fatihah. Siapa sih yang tidak hafal surat Al-Fatihah? Tentu semuanya sudah hafal, kan setiap harinya dibaca sebannyak 17 kali dalam shalat.

Nah, walaupun teman-teman sudah hafal surat Al-Fatihah, apakah teman-teman sudah mengetahui tentang asbabun nuzulnya?. Kalau belum mengetahui ayoo cust artikel ini sampai tuntas.

Asbabun Nuzul Surat Al-Fatihah

Apa sih asbabun nuzul surat Al-Fatihah. surat Al-Fatihah merupakan surat pertama dalam Al-Qur’an, terdiri dari 7 ayat dan termasuk dalam surat Makkiyah. Karna surat AL-Fatihah diturunkan di kota Mekkah.

Walaupun urutannya berada di awal surat, surat Al-Fatihah bukanlah surat pertama  yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad.

Dalam kitab Tafsir Al-Baghawi menjelaskan bahwa surat Al-Fatihah turun setelah surat Al-Hirj, sebagaimana dalam surat Al-Hijr ayat 87.

وَلَـقَدْ اٰتَيْنٰكَ سَبْعًا مِّنَ الْمَـثَا نِيْ وَا لْـقُرْاٰ نَ الْعَظِيْمَ

Wa laqad aatainaaka sab’aam minal mastanii wal qur’aanal adzim

Artinya:

Dan sungguh kami telah memberikan kepada mu (Muhammad) tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang, dan Al-Qur’an yang agung

Lalu mengapa surat ini berada di awal surat? Nah betul, surat Al-Fatihah diturunka sebagai inti dari seluruh ajaran agama Islam. Maka dari itu, surat ini berada di awal surat. Adapun asbabun nuzulnya sebagai berikut.

Banyak hadist yang menerangkan tentang surat Al-Fatihah. Diantarannya yang telah diriwayatkan oleh menantu Nabi Muhammad yaitu Sayyidina Ali bin Abi Thalib bahwa;

Artinya:

Surat Al-Fatihah dirurunkan di kota Mekkah dari perbendaharaan di bawah arsy

Selain itu ada riwayat lain dari Amr bin Shalih dari Al-Kalbi, dari Abu Salih, dari Ibnu Abbas lalu berkata; Nabi Muhammad berdiri di kota Mekkah lalu menyebut dengan nama Allah yang Maha pemurah lagi Maha penyayang. Segala puji bagi Allah tuhan pencipta alam semesta. Kemudian orang Quraisy menjawab;

Semoga Allah menghancurkan mulutmu

Bunyi Surat Al-Fatihah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismillahir rahmaanir rahiim

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۙ

Alhamdulillahi rabbil ‘aalamin

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ۙ

Arrahmaanir rahiim

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ ۗ

Maaliki yaumid diin

اِيَّا كَ نَعْبُدُ وَاِ يَّا كَ نَسْتَعِيْنُ ۗ

Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta;iin

اِهْدِنَا الصِّرَا طَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ

Ihdinash shiraathal mustaqim

صِرَا طَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآ لِّيْنَ

Shiraathalladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim wa ladh dhaaalliin

Itulah Teks bacaan surat Al-Fatihah dalam AL-Qur’an.

Arti Surat Al-Fatihah Ayat 1-7

  • Dengan menyebut asma Allah yang maha pengasih lagi Maha penyayang.
  • Segala puji hanya milik Allah, tuhan seluruh alam.
  • Yang Maha pengasih, lagi Maha penyayang.
  • Pemilik hari pembalasan.
  • Hanya kepada engkaulah (Allah) kami menyembah dan hanya kepada engkaulah (Allah) kami meminta pertolongan.
  • Tunjukilah kepada kami jalan yang lurus.
  • Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau (Allah) beri nikmat kepadanya, bulan jalan mereka yang dimurkai, dan bukan pula jalan mereka yang sesat.

Tafsir Singkat Surat Al-Fatihah

Nama Lain Surat Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah mempunyai banyak nama. Diantaranya ummul kitab (induk dari Al-Qur’an), Al-Matsanai (berulang-ulang), As-Syifa (penawar obat), fatihatul kitab (induk kitab).

Surat ini menjadi pembuka di dalam shalat. Dan apabila ada seorang yang shalat tidak membaca surat Al-Fatihah, maka shalatnya tidak sah. Sehingga surat ini disebut dengan As-Shalat sebagaimana di dalam hadits:

Artinya:

Aku bagikan shalat kepada hambaku menjadi dua bagian. Jika hambaku membaca alhamdulillahi rabbil ‘alamin, maka hambaku telah memujiku.

Selain itu Al-Fatihah disebut juga dengan Ruqyah sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Sa’id ketika beliau membacakan untuk mengobati seorang laki-laki yang sedang tersengat kalajengking. Lalu Nabi Muhammad bersabda;

Artinya:

Siapakah yang telah memberitahukan kamu bahwa surat Al-Fatihah adalah rugyah.

Diriwayat lain dari Ibnu Abbas, bahwa beliu menamakan Al-Fatihah dengan sebutan Assaul Qur’an (fondasi Al-Qur’an). Kemudian Ibnu Abbas mengatakan bahwa fondasi Al-Qur’an adalah bismillahir rahmanir rahm.

Disebut ummul Qur’an karna bisa menjadi pengganti dari surat lainnya, sedangkan yang lainnya tidak dapat dijadikan sebagai pengganti.

Surat ini dinamakan pula As-Salah dan Al-Kanz, karna kedua nama ini disebut oleh Az-Zamakhsyari dalam kitab Kasysyaf.

Kandungan Surat Al-Fatihah

Kandungan Surat Al-Fatihah
sumber: belajarislam.com

Surat AL-Fatihah merupakan induk dari Al-Qur’an seluruhnya, sehinggga surat ini menjadi intisari dari Al-Qur’an. Adapun isi kandungan surat Al-Fatihah diantaranya sebagai berikut.

Menjelaskan Tentang Akidah

Para Nabi dan Rasul telah diutus sebelum Nabi Muhammad. Yang mana mereka semua telah menanamkan keimanan sejak mereka diutus menjadi Nabi kepada umatnya.

Akidah merupakan pertama kali yang dibawa oleh Al-Qur’an. Sehingga Nabi Muhammad mengajarkan tentang akidah pertama kali kepada umatnya.

Semua bentuk keimanan yang ada di dalam Al-Qur’an meliputi keimanan kepada Allah yang maha Esa. Adapun akidah tauhid yang dibawa oleh Nabi Muhammad adalah akidah yang tegas, jelas, mudah dipahami, dan paling sempurna.

Dalam surat Al-Fatihah akidah tauhid terdapat pada ayat ke-2 yaitu:

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۙ

Seorang hamba harus menyakini bahwa yang berhak dipuji hanyalah Allah  yang maha Esa. Jadi kita seorang hamba harus menyatakan bahwa hanyalah Allah yang bisa memberikan nikmat serta karunianya kepada hambanya.

Oleh karna itu,  keimanan kepada Allah dengan akidah tauhid yang murni dalam ajaran agama Islam yang paling terpenting. Dengan hal tersebut ayat ini menegaskan bahwa Allah adalah Tuhan seluruh alam.

Menegaskan Dalam Ibadah

Ibadah merupakan buah dari keimanan kepada Allah, oleh karna itu bagi setiap hamba yang telah meyakini adanya segala sifat kesempurnaan Allah. Maka hamba tersebut otomatis akan menyembah Allah. Adapun ajaran ibadah ini dijelaskan dalam ayat ke-5 surat Al-Fatihah.

اِيَّا كَ نَعْبُدُ وَاِ يَّا كَ نَسْتَعِيْنُ ۗ

Dalam tersebut Allah telah menegaskan serta mengajari kepada hambanya, agar senantiasa menyembah kepada Allah semata. Ayat ini selain mengandung ajaran ibadah, juga mengandung ajaran tentang tauhid kepadanya.

Hukum-hukum dan Aturan

Allah telah menetapkan dalam Al-Qur’an hukum-hukum dan peraturan. Agar seorang hamba yang beribadah kepada Allah bisa mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Dalam Al-Qur’an banyak sekali yang kita temuni ayat yang berhubungan dengan hukum dan peraturan. Semua ayat tersebut sudah tercantum dalam surat Al-Fatihah ayat ke-6.

اِهْدِنَا الصِّرَا طَ الْمُسْتَقِيْمَ

Jalan yang lurus adalah jalan yang bisa menyampaikan manusia serta bisa mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Dalam hal ini melalui akidah yang benar, serta mengikuti semua apa yang ada di dalam Al-Qur’an.

Janji serta Ancaman Allah

Janji dan ancaman ditunjukan kepada semua hamba yang ada di dunia, sebagaimana dalam surat Al-Fatihah ayat 1.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Dengan menyebut asma Allah yang Maha Pengasih lagi Maha penyayang

Hal yang terkandung dalam ayat ini adalah Allah akan memberikan kepada hambanya yang beriman curahan rahmad, serta limpahan nikmat. Adapun ancamannya terdapat pada ayat ke 4.

Pada hari itu semua perbuatan yang telah dikerjakan di dunia akan mendapatkan balasan semuanya. Surga bagi orang yang beriman dan neraka bagi orang yang ingkar.

Menjelaskan Kisah-kisah Terdahulu

Kurang lebih tiga perempat dari isi Al-Qur’an menceritakan kisa-kisah umat terdahulu. Sehingga Allah menganjurkan kepada kita agar bisa mengambil pelajaran dari mereka. Sebagaimana dalam ayat terahir surat Al-Fatihah.

Dalam ayat ini Allah telah menjelaskan keadaan umat-umat terdahulu agar kita bisa mengambil pelajaran darinya. Dengan keterangan tersebut, telah jelas bahwa Surat Al-Fatihah mengandung semua kesimpulan isi dalam Al-Qur’an.

Keistimewaan Surat Al-Fatihah

Keistimewaan Surat Al-Fatihah
sumber: merinding.com

Khasiat Membaca Surat Al-Fatihah 100 Kali

Bagi kalian yang selama ini mempunyai hajat namun masih belum tercapai, maka amalkanlah surat Al-Fatihah serta dibaca sebanyak 100 kali.

Salah satu khasiat Al-Fatihah 100 kali sangat baik bagi kalian yang sedang mempunyai hajat. Tapi kalian harus mengamalkannya dengan bersungguh-sungguh dan percaya kepada Allah. Sebagaimana yang telah dilakukan oleh kyai Abdul Hamid Pasuruan.

Kyai Hamid Pasuruan telah menjelaskan tentang anjuran membaca surat Al-Fatihah 100 kali. Karna kata beliau barang siapa yang membaca surat ini 100 kali, maka akan mendapatkan keajaiban-keajaiban yeng tersembunyi.

Khasiat Al-Fatihah Untuk Kekayaan

Surat Al-Fatihah selain untuk hajat ternyata bisa juga digunakan untuk kekayaan. Tentunya semuanya atas izin Allah dan tergantung dengan kesungguhan kalian.

Jika kalian istiqamah membaca surat Al-Fatihah sebanyak 20 kali setiap selesai shalat secara terus menerus. Maka insya Allah akan dimudahkan rezekinya oleh Allah serta dijauhkan dari habaya.

Menjadi Obat Dari Segala Penyakit

Ternyata salah satu khasiat surat ini bisa menjadi obat segala penyakit, sebagaimana yang telah dicerikatan oleh Ibnu Abbas, ketika Sayyidina Hasan sakit, kemudian Nabi Muhammad membaca surat Al-Fatihah sebanyak 40 kali lalu air tersebut diusapkan pada wajah, kaki, dan telapak tangannya. Maka seketika itu sembuh penyakitnya berkat pertolongan Allah.

Dapat Menghilangkan Kebingungan

Jika ada dari kalian yang pernah merasakan kebigungan. Maka salah satu cara yang mudah dilalukan, dengan mengambil air minum kemudian tulislah surat Al-Fatihah, lalu diminum insya Allah dengan izin Allah akan sembuh.

Alhamdulillah pembahasan tentang asbabun nuzul surat Al-Fatihah sudah selesai, semoga bisa bermanfaat kepada kita semua.

Apabila ada kesalahan dalam artikel ini, teman-teman bisa kirim komentar di kolom komentar di bawah ini. Sekian terima kasih sampai ketemu lagi di artikel selanjutnya.]

Jangan lupa bantu share.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *